Mimpi apa nglindur,
Tanggal enom si tho di ajak Eyang putri ke Kepatihan …..nyadong pensiun.. meskipun agak ngantuk teklak tekluk si tho tak berani menolak ajakan yg jarang terjadi apalagi ada ” balen ” nya…
Sampai di Kepatihan ternyata pendopo sudah penuh , eyang berbisik ” kana matur ke loket eyang wus rawuh ….maka sitho bergegas menuju loket kasir memberitahukan bahwa eyang sudah hadir di Kepatihan ini…., petugas kasir mengangguk .. lho njanur gunung tunggu sebentar ya..”
Si tho duduk disamping eyang … ke dua kakinya diangkat sila diatas kursi , saat menunggu panggilan kantuk kembali mendatangi sitho maka ….teklak tekluklah ia sampai terlelap………..
Sepagi ini sitho ngantuk…..ah ada ada saja ….tidurkah sitho..ternyata mulutnya komat kamit ….mimpi pagi hari….benar ternyata sitho sedang berbicara dengan seorang sepuh dlm tidurnya….
Eyang segera membangunkan sitho setelah kembali dari cap jempol di loket ” bangun masih pagi kok ngimpi …. ..ayo kita ke Pasar mberingharjo eyang mau beli susur enak karo beras kencur.”
Sambil sesekali ngucek mata sitho mengikuti eyangnya berjalan ke pasar bering harjo …. setelah selesai membeli susur dan beras kencur maka kembalilah sitho sama eyang naik becak ke Purwanggan.
Dalam perjalan pulang eyang bertanya ” mimpi apa le….? “
Maka sitho pun menceritakan mimpinya :
Tadi itu sitho didatangi sama Eyang Sepuh Nglawu …terus diajak ke Pengging mampir Trasa Jatinom disana sitho disuruh ngangon ( menggembala )…
Eyang bertanya : kon angon apa le ….?
Sitho nyahut sambil geleng kepala : ken ngangon macan lima ……
Eyang menganggukkan kepala : rejekimu le…ati ati wae , besuk rebo prei sekolah kita ke solo naik bus ya……
Cerita mimpi pagi usai karena becak sudah sampai di depan rumah.




