Avatar vs Mambang

Belakangan ini Avatar menjadi tontonan yang menarik tidak saja bagi  anak – anak tapi sampai atuk-nya juga menyukai kehadiran Sang Avatar yang hidup ratusan tahun lalu dan bankit lagi dari hidupnya …. ha ha ternyata tokoh Avatar hidup kembali dari sebuah kehidupan masa lalu dan ke turun dalam episode hidupnya yang sekarang  ( Movie ) .

Arti dari istilah Avatar

Avatar

Istilah Avatar berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu Avatāra, yang berarti “turun”. Dalam mitologi Hindu, para dewa memanifestasikan dirinya dengan turun menjelma ke dunia untuk mengembalikan keseimbangan di muka bumi setelah mengalami zaman kejahatan, dan mereka disebut Sang Avatar. Aksara Cina yang muncul di atas kata

“Avatar” pada pembukaan cerita berarti “Perantara Tuhan yang turun ke dunia fana”. Serial Avatar banyak meminjam seni dan mitologi dari benua Asia untuk menciptakan sebuah dunia fiksi. Avatar juga mencampur filosofi,bahasa, agama, seni bela diri, pakaian, dan budaya dari negara-negara Asia seperti misalnya Cina , Jepang, Mongolia, Korea, India, danTibet. Penampilan Suku Air kelihatannya dipengaruhi oleh budaya Inuit. Secara terang-terangan dapat ditemukan pengaruh dari seni dan sejarah China, anime Jepang , Hinduisme, Taoisme, Buddhisme, dan Yoga.

The Bender [ sang Pengendali ].

Avatar  of Aang telah masuk mengambil tempat di sebuah dunia fantasi, tempat tinggal manusia , berbagai binatang fantastik, dan roh-roh. Peradaban manusia terbagi-bagi menjadi empat bangsa, Suku Air (Water Tribe) , Kerajaan Bumi (Earth Kingdom) , Pengembara Udara(Air Nomads), dan Negara Api (Fire Nation). Dalam setiap bangsa ada orang-orang yang dipanggil Bender (secara harfiah berarti “Pembengkok”, namun dalam hal ini dianggap “Pengendali”) yang memiliki kemampuan mengendalikan unsur alam sesuai bangsa mereka. Seni mengendalikan unsur alam ini merupakan perpaduan gaya seni beladiri dan sihir unsur alam. Dalam setiap generasi, ada seseorang yang mampu mengendalikan setiap unsur, ialah yang dipanggil sebagai Avatar, roh dari planet yang menitis dalam bentuk manusia.

The Bender [ Sang Pengendali ] sudah lama dikenal di bumi Nusantara ini , sebagian masyarakat hingga kini  bahkan sering mengadakan jamuan  untuk  Sang Pengendali Air  baik itu air yang turun [ Hujan ] maupun air yang akan naik [ lautan ] . demikian juga jamuan diadakan untuk   Sang Pengendali Tanah  baik yang disawah maupun yang diatas gunung , tidak lupa jamuan bersama juga disuguhkan pada pengendali kawah gunung [ Api ] , dan semua budaya tersebut nampaknya akan bertahan sebagai festival budaya …..  sehingga dari acara itu dapat diambil manfaat yang lebih bermanfaat .

Sebagaian masyarakat pesisir bahkan mengenal keberadaan the Bender Nusantara  itu sebagai Mambang , nama  Mambang Laut telah lama dikenal masyarakat sebagai Sang Pengendali Lautan [ Air ]  demikian juga adanya Mambang Darat , Mambang Api dan Mambang Langit [ Angin ] .

Avatar Vs Mambang.

Avatar berusaha sekuat tenaga melalui ritual lahir batin untuk bisa menjumpai the bender  yang pada akhirnya para the bender menyatukan energi dengan dirinya.

Sementara sebagian masyarakat menjumpai the bendernya dengan ritual disertai sesaji sehingga keberadaan the bender tetap berada sebagai pengendali alam.

Nusantara Ibu Avatara :

Turun dalam bahasa sansekerta disebut Avatara , sebagai negri yang pernah sebagai pengguna dan pemilik bahasa sansekerta maka pengetahuan tentang Avatara sudah sejak lama ada di Bumi Nusantara ini.

Bahkan Prabu Jayabaya dari Kerajaan Khadiri telah  menyebut kan dalam kitabnya bahwa ke beradaan empat elemen the Bender itu berada pada setiap diri insan [ ingsun ] atau disebut sedulur papat dengan insan [ingsun] sebagai pancer Avatara.

Pada intinya ke empat elemen itu disebut kan sebagai :

1. Djoborolo. bermahliga      pada    kulite djabang bayi
2. Mokoholo. bermahligai    pada  Tulang – balunge djabang bayi
3. Hosoropolo. bermahligai  pada  nyawa   djabang bayi
4. Hodjorolo. bermahligai     pada  organ-  daging  djabang bayi

Dalam kejadiannya ke empat elemen [ unsur ] itu disebut juga :

1. Elemen –  tanah ……… pada tubuh  ( Tulang Daging , syaraf dan nadi dsb  )

2. Elemen –  Air …………..Pada tubuh ( Darah , keringat , sparma  dsb )

3. Elemen – Angin  ……… Pada tubuh ( nafas – hawa ).

4. Elemen – Api     ……….. Pada tubuh ( di dalam otak – fikiran).

Ilmu anatomi adalah ilmu yang sudah tua di Bumi Nusantara ini namun dalam prakteknya sekarang ternyata bangsa ini justru ketinggalan dalam mengelola kesehatan masyarakat dibandingkan dengan negara jiran sesama putra bumi Nusantara seperti Singapore , Brunai dan Malaysia  tidak aneh jika banyak orang sakit melancong dulu ke luar negeri untuk mencari kesembuhannya , apa sebab ; kemampuan kurang , pelayanan kurang atau kepercayaan kurang …. jawaban tentu oleh para medis [ dukun -tabib – bidan dan dokter ] yang berwenang.

Perseteruan  Sang Pengendali Api dan Pengendali Udara :

elemen api

Secara Anatomis   sebenarnya tak ada perseteruan antara Nafas [paru] dengan Otak- fikiran , hanya saja pengelolaan yang tidak imbang yang mengakibatkan kerusakan pada bumi diri , penggunaan otak yang melebihi kapasitas menimbulkan kerusakan pada elemen Air , sehingga darah jadi tidak normal bahkan kadar gula darahpun tak terkendali , kerusakan sel darah tentu saja mempengaruhi proses pembentukan darah yang berada dalam paru paru sehingga volume paru paru juga tidak terkendali , akhirnya udara ikut terbakar dan jadi mengembang sehingga malas makan dan bergerak , datanglah keluhan mules kembung ulu hati sakit – gas naik menyerang gigi dan kepala ..migraine dan sebagainya , inilah perseteruan antara sang pengendali udara dengan api yang tidak lain adalah perilaku diri sendiri.

Kebangkitan Avatara adalah dalam rangka menyelamatkan bumi dari serbuan bangsawan Negara Api ( Fire Nation )  langkah yang ditempuh adalah dengan menguasai energi Fire Bender  namun sebelum mandapatkan energi Fire Nation  ia harus dapat menghimpun energi yang lainya ( Tanah , Air dan Udara ) , rupanya bangsa Api pun berusaha menguasai  juga , maka terjadilah persaingan usaha …. untuk mendapatkan tujuannya.

Dalam kajian Hidayah jati   Si tho mendapati bahwa Barqun atau Buraq itu memiliki empat kaki yang masing masing terdiri dari anasir tanah , anasir air , anasir gas/udara dan anasir panas/api …… dan ahli antariksa dari NASA telah berhasil menggunakan  empat jenis energi untuk mengarungi antariksa ……. ah lagi lagi negri yang bermandikan hidayah ini justru masih saja rebutan tanah , air dan api , sehingga hampir tiap hari terjadi rebutan tanah bahkan untuk lapak jualan air saja rakyat harus terima degebuki oleh Pamong Prajanya sendiri ,  seharusnya yang namanya Pamong itu momong atau menjaga ketentraman Praja  tanpa adanya kawulo atau rakyat maka tiada yang disebut Praja , nah sekarang malah semakin nyata bahwa Pamong Praja sebentar lagi akan jadi  Fire Bender  karena dia akan memakai senjata api  jika benar maka  para Walikota dan Bupati akan menjadi Fire Nation yang akan memburu  Avatara ( cah cilik yang memakai senjata mainan ) , sementara para wakil rakyat cuma sesekali bersuara  …..  perseteruan Api dan Udara  … jika api besar udara tak berdaya sebaliknya jika udara /angin besar maka Api tidak berdaya …padam .

Isoteres … Bangsa yang berasal dari Api disebut dengan Syetan , sementara yang berasal dari udara ( ruh yg ditiupkan ) adalah manusia  dan Kitab suci al Qur’an dengan tegas mengingatkan bahwa ” Syetan adalah musuh yang nyata ” , karena bangsa Syetan itu tidak mudah diketahui oleh indera awam maka  al Qur’an menyeru kepada orang yang percaya ( beriman ) saja  , seruan atau warning itu adalah sebagai berikut ;

Hai,orang orang yang percaya [ beriman ] masuklah kedalam  keselamatan [ Islam ] secara utuh dan jangan perturutkan perilaku Syetan , karena Syetan itu musuh kamu yang nyata ” ( QS al Baqarah 208 ).

Jika mengikuti langkah saja dilarang bagaimana mungkin SATPOL PP akan diberi senjata api maka jelas dilapangan terbuka akan terjadi pesta kembang api yang akan melahap rakyat sendiri ….. Fire Bender ( Syetan ) Menang . Nah apakah pengguna suara ( Air nomads ) di DPR akan diam saja …. atau setuju dengan usaha Fire Bender ini ….. jika itu terjadi maka besarlah persatuan hawa dan nafsu  dalam tubuh pemerintahan ini.

Pos ini dipublikasikan di pitutur. Tandai permalink.

2 Balasan ke Avatar vs Mambang

  1. kawan cuma dengan GABUNG aja kita udah dapet $10,,,MAU????
    buruan GABUNG!!!,,jangan ampe nyesel…
    yang berminat silakan klik link dibawah ini…
    http://www.imcrew.com/?r=58489
    maaf klo mengganggu…
    salam DASHYAT…

  2. keboireng berkata:

    On facebook: follow

    Abdul Lathif ‎@Pak Bani : Mungkin, melalui paparan artikel panjenengan ‘AVATARA vs SATPOL PP’ ini
    Setidaknya ada berapa hal yang menarik perhatian saya, antara lain :
    1. Dalam salah satu paragrafnya, jenengan menulis kalimat, “Penampilan Suku Air kelihatannya dipengaruhi oleh budaya Inuit.”
    ‎2. Pada paragraf yg lain, njenengan menulis, ”Prabu Djaja Baja berasal dari Kerajaan Khadiri?”
    Adakah nama kerajaan itu dalam kanca Sejarah Nusantara kita?
    3. Masalah Satpol PP dipersenjatai dengan bedil (yang entah berjenis apa), saya tidak tahu, menurut saya ada tiga alasan; (Pertama) faktor pengurangan penduduk, karena data BSP April-Mei kemarin menunjukkan adanya pelonjakan jumlah penduduk dibanding sensus tahu 1990. Hal ini dikhawatirkan akan mengancam kesejahteraan mereka yg di atas
    (Kedua) jika nantinya, banyak orang kecil mati oleh senjata SATPOL PP, logikanya, akan berkurang orang-orang yang melapukan protes kebijakan ‘melenceng’ dari penguasanya.
    (Ketiga) Waki kita di DPR diam saja, sementara ini, saya anggap suatu langkah yg bijaksana.
    Sebab menurut saya, mereka pun TAKUT DIBEDIL. Hehehehe…..
    Beginilah cara ‘wong cilik’ berbicara….kalau ada yg salah, jangan bedil saya!

    19 jam yang lalu melalui Facebook Seluler · Suka

    Sriwidada Putu Gedhe Wijaya : BungBani YTH, Rahayu widada mulya,
    Terimakasih telah mendudah isi misteri kehidupan. Avatara kalki identik dengan Manu, Imam Mahdi, Nessias, Satria Piningit, Ratu Adil atau Satria pinandhita!Jadi Avatar merupakan rangkain dari misterinya.

    Yan sangat wajat bahwa sebagai bumi pertiwi yang elok rupawan dan mengandung beribu ribu anasir positip …
    Lihat Selengkapnya

    Endi Rizal Saleh : artikel ini bagus sekali, untaian iketidak percayaan masyarakat kepada satpol PP, yang selama ini , cara kerjanya banyak tidak berperi kemanusiaan dan sangat arogan sekali, disebabkan latar belakangnya banyak dari orang2 pengangguran, sedang polisi saja yang terlatih memegang senjata ada juga yang salah tembak, apalagi Satpol PP , wah bisa tambah kacau negara ini.

    Abdul Lathif ‎@Sriwidada Putu Gedhe Wijaya: Terima kasih. Salam persaudaraan…
    15 jam yang lalu melalui Facebook Seluler · Suka

    Bastinus Matjan : Dalam dunia kedikjayaan api, air, tanah dan udara sering digunakan, bila empat unsur itu bertarung hasilnya adalah kehancuran patal. Sekarang di Indonesia sedang terjadi pertarungan pengendali udara dengan penguasa api dampaknya sangat mengagumkan,”semua rakyat Indonesia menjadi koban kekuasaan dan keserakahan mereka”. Sekarang semuanya menjerit…

    Bani Efendi : Salam,trimakasih , Khadiri atau Kediri benar yang diuraikan Ms Sri Sriwidada dlm sejarahnya ..secara Isoteres kerajaan itu namanya memang Khadiri .

    Frans Hananto : matur sembah nuwun mas Bani…..midanget kanti remen ugi temen…rahayu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s